1. Sell Your Own Product
Sell your own product adalah jenis bisnis menjual produk anda sendiri, baik produksi anda sendiri maupun produksi orang lain, dan karenanya anda memiliki stok atau inventory. Model bisnis dalam kategory ini adalah yang paling awal dan paling populer hingga saat ini. Produknya bisa saja produk fisik/berwujud atau produk digital/tidak berwujud, seperti MP3, ringtone, software e-book, membersip atau keanggotaan, dan lain-lain. Saya ambil contoh di Indonesia metode pemasarannya bisa lewat web pribadi, web2 besar seperti kaskus, tokopedia, toko bagus dll. Paling populer sekarang pemasaran melalui facebook maupun BlackBerry.
2. Sell Your Own Services
Sell your own service adalah menjual service atau jasa anda dgn kemampuan yang anda miliki. Umumnya yang anda jual adalah keahlian/keterampilan anda. Contohnya jasa membuat website, jasa membuat desain logo/banner/website, jasa menulis artikel, jasa menerjemahkan, jasa membuat e-book, jasa membuat software, jasa melakukan SEO, jasa mengelola iklan PPC, dan masih banyak lagi. Dengan model bisnis ini, anda sama sekali tidak perlu bertatap muka dengan mereka yang membutuhkan jasa anda.
Berikut adalah jasa-jasa yang populer dan banyak dibutuhkan jika anda menguasai keahlian tersebut, order anda tidak akan pernah sepi:
- Desain Grafis : desain logo, banner, website, brosure, packaging produk, website header. dll
- Pembuatan Website : website statis, website dinamis, website dengan wordpress, website dengan joomla, dll
- Pemrograman software atau script : script ppc, script iklan baris, script pengirim iklan masal, dll
- Penulisan artikel : biaya penulisan artikel dengan isi 400-600 kata biasanya berkisar antara US$ 6 sampai US$20
- Copywriting : jasa pembuatan sales letter atau tulisan yang bertujuan meyakinkan orang lain untuk membeli sesuatu. Copywriter top biasa dibayar US$ 20.000 – US$30.000 per sales letter yang dibuat.
- Pembuatan Transcript : menerjemahkan kata demi kata dari suatu rekaman video
- Penerjemahan : penerjemahan ebook dari bahasa ingris ke bahasa indonesia atau bahasa lain yang relevan.
- Melakukan SEO : jasa ini diperlukan oleh pemilik website yang ingin websitenya menjadi posisi nomor 1 di search engine.
- Pengelolaan iklan PPC : Banyak pemilik website tidak mau repot belajar memasang iklan PPC secara efectif dan efesien sehingga membuka peluang suaha bagi yang ingin memasang iklan PPC dengan tarif tertentu.
3. Affiliate Marketing
Affiliate marketing adalah menjual atau mereferensikan produk atau jasa orang lain dengan kompensasi komisi untuk setiap transaksi penjualan yang terjadi (pay per sale), untuk setiap lead/prospek yang diberikan (pay per lead), atau untuk setiap klik yang dilakukan (pay per klik). MLM/Network marketing yang dijalankan secara online termasuk kategori ini.
Berdasarkan kompensasi yang diberikan, pada dasarnya hanya ada tiga jenis affiliate marketing, yaitu :
- Pay Per Sale (PPS). Mewakili hampir 80% industri affiliate marketing dimana merchan memberikan kompensasi kepada affiliate berdasarkan penjualan yang terjadi. Contoh merchant2 besar yang mengaffiliatekan produknya adalah Amazon, ClickBank, Ebay, dll.
- Pay Per Lead (PPL), CPA (Cost Per Action) atau Pay Per Action. Mewakili hampir 18% industri affiliate marketing dimana merchan memberikan kompensasi kepada affiliate berdasarkan data prospek yang dimasukan.
- Pay Per Click (PPC). Model bisnis ini memberikan kompensasi kepada affiliate untuk setiap klik dari website milik affiliate ke website milik merchan. Dalam model bisnis ini, affiliate biasa disebut sebagai publisher dan merchan biasa disebut advertiser. Contoh dari model bisnis ini adalah google adsense dan chitika.
4. Contextual Advertising
Contextual Advertising adalah anda membuat content/isi yang menarik sehingga dikunjungi oleh banyak visitor. Penghasilan diperoleh dari iklan text, banner atau video yang relevan dengan isi website. Misalnya anda membuat website tentang kuliner, maka iklan yang muncul berkenaan dengan hal-hal seputar kuliner yg misalnya iklan tsb dipasang oleh rumah makan terkenal, jenis kecap terkenal dll.
5. Site Flipping
Site flipping adalah jenis bisnis yang melibatkan transaksi jual beli website. Website adalah aset seperti halnya rumah. Pelaku bisnis ini membeli website yang nilainya masih rendah, kemudian memolesnya untuk menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi. Intinya model bisnis ini adalah jual beli website.
Yang paling penting adalah bahwa jika anda baru memulai, pilih, kuasai, dan jalankan satu model bisnis terlebih dahulu hingga tuntas. Melakukan dua model bisnis sekaligus sering kali membuat anda bingung, tidak fokus dan akhirnya frustasi.
Incoming search terms:
- model bisnis internet
- bisnis model
- www onlysteve com
- model bisnis
- jenis e-marketing
